Sabtu, 16 September 2017

CLOUD COMPUTING DAN PROXMOX







         Hai Sobat, pernahkan anda pernah mendengar menyimpan data di awan? kalau gak pernah berarti anda KuDet(Kurang Update). Saat ini, lagi ngetren banget nih tentang Cloud Computing. kali ini yang akan saya bahas adalah tentang salah satu Aplikasi Cloud Computing yaitu Proxmox. Sebelum mengenal proxmox, marilah mengenal apa itu Cloud Computing terlebih dahulu.

CLOUD COMPUTING

Sejarah

        Sekitar tahun 1990-an sebuah perusahaan telekomunikasi memberikan layanan jaringan pribadi berupa virtual (VPN) dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau. Inilah perusahaan-perusahaan besar yang dapat menyediakan layanan cloud computing pada awal-awal perkembangan “Cloud Computing” : GE GEISCO merupakan anak perusahaan IBM Service Biro Corporation (SBC, berdiri pada tahun 1957), Tymshare (berdiri pada 1966), National CSS (berdiri pada tahun 1967 dan dibeli oleh Dun & Bradstreet pada tahun 1979), Data Dial (dibeli oleh Tymshare pada tahun 1968), dan Bolt, Beranek dan Newman (BBN).

        pada tahun 2006 sebuah perusahaan bernama Amazon menyediakan layanan Cloud Computing untuk pelanggan eksternal dengan nama AWS (Amazon Web Service). Pada awal 2008, Eucalyptus menjadi open source yang pertama, AWS API platform yang kompatibel untuk menyebarkan awan swasta. Pada awal 2008, OpenNebula, ditingkatkan dalam proyek Pada tahun 1950-an konsep yang mendasari Cloud Computing tidak dapat terlaksana karena suatu kesalahan. Sekitar tahun 1990-an sebuah perusahaan telekomunikasi memberikan layanan jaringan pribadi berupa virtual (VPN) dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau.

         Semakin berkembangnya zaman dan teknologi yang lebih modern, pada tahun 2006 sebuah perusahaan bernama Amazon menyediakan layanan Cloud Computing untuk pelanggan eksternal dengan nama AWS (Amazon Web Service). Pada awal 2008, Eucalyptus menjadi open source yang pertama, AWS API platform yang kompatibel untuk menyebarkan awan swasta. Pada awal 2008, OpenNebula, ditingkatkan dalam proyek Eropa Reservoir Komisi yang didanai, menjadi perangkat lunak open-source pertama untuk menyebarkan awan swasta dan hibrida, dan untuk federasi awan. Pada tanggal 1 Maret 2011, IBM mengumumkan SmartCloud kerangka IBM Smarter Planet untuk mendukung. Eropa Reservoir Komisi yang didanai, menjadi perangkat lunak open-source pertama untuk menyebarkan awan swasta dan hibrida, dan untuk federasi tanggal 1 Maret 2011, IBM mengumumkan SmartCloud awan. Pada kerangka IBM Smarter Planet untuk mendukung.

Cloud computing dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :

1. Public cloud Sesuai dengan namanya, public cloud adalah penerapan cloud
computing untuk umum (publik).
2. Private cloud Bertolak belakang dengan public cloud yang digunakan untuk
umum, private cloud digunakan secara pribadi (private) oleh perusahaan atau
pengguna tertentu.
3. Hybrid cloud adalah penggabungan pemanfaatan public cloud dan private cloud
oleh pengguna. Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menempatkan email
mereka di public cloud sekaligus di private cloud.

3 konsep dasar dalam Cloud computing, yaitu :

1. Infrastructure as a Service (IaaS)
merupakan konsep dasar yang pertama kali muncul, implementasi IaaS ini
banyak dilakukan pada penggunaan atau penyewaan jaringan untuk akses
Internet, layanan Disaster Recovery Center dan lain-lain.
2. Platform as a Service (PaaS)
Konsep dasar dari PaaS ini tidak jauh berbeda dengan IaaS. Perbedaannya
hanya terletak pada penggunaannya saja, PaaS digunakan pada operating
system dan infrastruktur pendukungnya. Contohnya adalah layanan dari situs
force.com serta layanan dari para vendor server.
3. Software as a Service (SaaS)
Merupakan konsep dasar cloud computing yang paling tebaru dan lebih unggul
dari konsep dasar pendahulunya (IaaS dan PaaS), karena didukung dengan
software atau suatu aplikasi bisnis tertentu. Contoh realnya adalah
salesforce.Com, Service-Now.Com, Google Apps dan lain-lain.

Karakteristik Cloud Computing

1. Grid Computing merupakan metode komputasi dimana sebuah komputer
raksasa virtual yang terdiri dari beberapa komputer yang bekerja secara
bersamaan melakukan komputasi. Contohnya ada pada jaringan peer-to-peer
atau SETI@home.
2. Utility Computing merupakan konsep komputasi dimana para client hanya
membayar apa yang mereka pakai. Contohnya seperti sistem penggunaan listrik
dari PLN.
3. Autonomic Computing : konsep dimana komputer beserta perangkat
komputasinya memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri atau
yang lebih dikenal dengan sebutan self-management. Contohnya ada pada
penggunaan harddisk server yang akan penuh dengan data. 

PROXMOX

Pengertian
 
      Setelah kita mengenal Cloud Computing, marilah kita simak bersama salah satu aplikasi Cloud Computing, yaitu Proxmox: 

      Proxmox VE (Virtual Environment) adalah salah satu distro Linux dari basis Debian yang mempunyai fungsi khusus sebagai virtualisasi baik appliance maupun operating system. Proxmox berjalan dengan mode text, walaupun seperti itu Proxmox akan lebih mudah dikonfigurasi melalui akses remote dengan web based. Untuk sekarang Proxmox dengan release terbaru adala Proxmox VE 2.3 Proxmox support beberapa jenis platform virtualisasi seperti KVM dan OpenVZ. Dengan berbasis distro Debian Stable dan menggunkan kernel khusus untuk virtualisasi menjadikan Proxmox VE sebuah Bare Metal Virtualtation Platform yang power full. Bare Metal adalah sistem komputer dimana mesin virtual dipasang langsung pada komputer dala sistem operasi tanpa diinstall terlebih dahulu aplikasi tertentu. Istilah Bare Metal mengacu pada hardisk.

Kelebihan : 
a) Open source, sehingga free untuk digunakan oleh siapapun.
b) Mudah dalam instalasi dan konfigurasi.
c) Mendukung platform virtualisasi berbasis KVM dan OpenVZ.
d) Mendukung berbagai format hardisk virtual.
e) Minimalis dan power full dalam pemakaian memory karena hanya butuh sedikit
memory untuk menjalankan virtual server.
f) Mendukung auto backup sesuai schedule yang ditentukan baik ke internal storage
maupun external storage.
g) Dapat digunakan untuk Cluster dan High Avaliablity Server.
h) Mendukung banyak model storage : LVM, iSCSI, Local Directory maupun NFS.
i) Sudah mendukung Live Migration. 

Hal yang harus diperhatikan :

a) Proxmox hanya disediakan untuk mesin 64 bit sehingga tidak akan bisa berjalan
pada mesin 32 bit.
b) Pada saat instalasi, Proxmox akan menghapus seluruh isi dari hardisk. Sehingga
jika hanya ingin melakukan percobaan gunakan hardisk yang kosong atau gunakan
mesin virtual juga.
c) Jika ingin menggunakan KVM, Proxmox membutuhkan motherboard/CPU yang
mendukung teknologi virtualisasi yaitu intel VT/AMD-V.

Spesifikasi minimal pada server induk :

a) Processor Pentium 4, dan harus memiliki kemampuan 64 bit.
b) Jika akan menggunakan model full virtualization CPU harus memiliki model
motherboard intel VT (Virtualtation Technology) atau AMD-V.
c) Memory RAM minimal 1 GB.
d) Kapasitas hardisk minimal 20 GB.
e) NIC (Network Interface Card)

Metode Instalasi :

a. Menggunakan CD Installer
Cara ini merupakan yang sudah umum digunakan karena Proxmox sudah dikemas dalam 1
keping CD. Proses instalasi dapat dilakukan dalam beberapa langkah saja tanpa konfigurasi yang rumit.

b. Menggunakan Live USB
Cara ini memiliki cara kerja yang sama dengan menggunakan CD installer hanya berbeda
pada media yang digunakan adalah USB flash. Metode ini sangat bermanfaat apabila suatu
komputer tidak memiliki perangkat CD/DVD ROM.


      Nah, itulah mengenai Cloud Computing dan Proxmox. Jadi bisa kita simpulkan bahwa proxmox adalah media untuk virtualisasi. dengan proxmox kita bisa menginstal aplikasi bahkan sistem operasi di awan. mungkin cukup disinis untuk hari ini. semoga informasi ini bermanfaat untuk anda.

Cara Menghubungkan Laptop/PC dengan Jaringan Wireless yang tersedia dengan Mikrotik (Router)


 Kali ini saya akan mempraktekkan sedikit tentang setting mikrotik untuk menghubungkan laptop/PC ke jaringan wirreless yang tersedia menggunakan RouterBoard Mikrotik RB941-2nD-TC.

peralatan yang digunakan, hardware : Laptop/PC, Routerboard, Kabel UTP dan konektor RJ45. software : Sistem Operasi(disini saya menggunakan SO Linux Mint), RouterOS/Winbox, web browser, dan cmd/terminal.

langkah-langkahnya seperti berikut :

1. Hubungkan port ethernet laptop ke port ether2 pada Router
2. Konfigurasi Ip Address, dengan cara edit koneksi, wired connection 1 > edit > IPv4 Setting > ubah alamat IP, Netmask dan Gateway. misalnya addres = 192.168.3.2, Netmask = 255.255.255.0, gateway = 192.168.3.1


2. Jalankan program winbox.exe. Jika menggunakan SistemOperasi Linux, bisa menggunakan WINE untuk membuka winbox.exe (atau program yang berekstensi .exe). Akan muncul tampilan sebagai berikut :


gambar : winbox v3.0

klik refresh untuk melihat Router yang aktif, pilih sesuai MAC Address router yang terhubung ke laptop.

NB : untuk RouterBoard Mikrotik RB941-2nD-TC hanya bisa menggunakan winbox versi 3 keatas.

4. Agar tidak salah dengan Router lain, bisa diberi identitas router. Dengan klik menu System > kemudian pilih sub menu identify > kemudian ganti nama sesuai keinginan > OK.


 setelah di beri Identitas, maka router berubah nama sesuai dengan apa yang dikonfigurasi :


5. kemudian kita ke menu interfaces. Berikan comment pada ether1-4 dengan mengklik ikon Comment pada menu bar. Untuk ether1 dibuat “wan”, utntuk ether2 dibuat “lan1”, untuk ether3 dibuat “lan2”, dan ether4 dibuat hotspot.

 menjadi :



6. kemudian setting ip address router, dengan pilih menu ip > pilih address > klik ikon tambah > buat ip address untuk ether2 dan wlan. Misalkan ether2 dibuat:
address : 192.168.3.1/24
network : 192.168.3.0
interface : ether2

untuk wlan :
buat ip address untuk ether2 dan wlan. Misalkan ether2 dibuat:
address : 10.10.10.3/24
network : 10.10.10.0
interface : wlan1



7. kemudian konfigurasi gateway, dengan cara pilih menu ip > kemudian pilih Routes > Kemudian klik ikon tambah > kemudian pada gateway kita ganti ke wlan1 > OK.



8. konfigurasi DNS, dengan pilih menu IP > pilih DNS > ganti server, misalnya kita buat 202.134.0.155 dan 202.134.1.10 > OK.



9. Konfigurasi NAT, dengan cara pilih menu IP > pilih Firewall > pilih NAT di menu bar > klik ikon tambah > pada General, Chain = srcnat, Out Interface = wlan1. Pada Action, Action = masquerade > OK.



10. Kemudian kita cek satu persatu :

Test ping dari Router ke Gateway (10.10.10.3) {dari terminal winbox}
  •  Jika error : Cek Wireless connection, Cek IP Address pada wlan1
Test ping dari Router ke Internet (contoh: google.com) {dari terminal winbox}
  •  Jika error : Cek DNS Server Setting
Test ping dari Laptop ke Router Anda (192.168.3.1) {dari cmd/terminal laptop}
  •  Jika error : Cek konfigurasi laptop, Cek IP Address pada Ether1
Test ping dari Laptop ke Gateway (10.10.10.3) {dari cmd/terminal laptop}
  •  Jika error : Cek Firewall - NAT
Test ping dari Laptop ke Internet (contoh: google.com) {dari cmd/terminal laptop}
  •  Jika error : Cek setting DNS pada laptop dan router
 itulah langkah-langkah untuk menghubungkan Laptop/PC ke jaringan Wireless yang tersedia. mungkin itu saja untuk hari ini, selanjutnya mempelajari konfigurasi-konfigurasi lainnya. terima kasih telah berkunjung, semoga membantu :) . 

SYSTEM BUS


System bus atau bus sistem, dalam arsitektur komputer yang  oleh sistem komputer untuk menghubungkan semua komponennya dalam menjalankan tugasnya. dan Sebuah bus adalah jalur di mana data dapat mengalir dalam komputer. Jalur-jalur ini digunakan untuk komunikasi dan dapat dibuat antara dua elemen atau lebih. Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi oleh CPU melalui perantara sistem bus.
            Struktur interkoneksi merupakan suatu kumpulan jalan atau saluran berbagai modul seperti CPU, memori dan I/O. Struktur interkoneksi tergantung pada jenis data dan karakteristik pertukaran data.
Struktur Bus
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran bus dikatagorikan menjadi tiga bagian, yaitu :
1.  Saluran  data
Saluran data (data bus) adalah lintasan yang digunakan sebagai perpindahan data antar modul. Secara umum lintasan ini disebut  bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32. Saluran ini bertujuan agar mentransfer word dalam sekali waktu. Jumlah saluran dalam bus data disebut lebar bus, dengan satuan bit, misal : lebar bus 16 bit.
2.  Saluran  alamat
Saluran alamat (address bus) digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data. Saluran ini digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU. Juga digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU  mengakses suatu modul. Perlu diketahui, semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat. Misalnya mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya.
3.  Saluran  kontrol
Saluran kontrol (control  bus) digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada. Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontrol ini. Sinyal–sinyal kontrol terdiri atas sinyal pewaktuan dan sinyal–sinyal perintah. Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat, sedangkan sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi.

Jenis Data
Memori :
Memori umumnya terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat.
Modul I/O :
Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi pembacaan dan penulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat mengirimkan sinyal interrupt.
CPU :
CPU berfungsi sebagai pusat pengolahan dan eksekusi data berdasarkan routine–routine program yang diberikan padanya. CPU mengendalikan seluruh sistem komputer sehingga sebagai konsekuensinya memiliki koneksi ke seluruh modul yang menjadi bagian sistem komputer.
Hierarki Multiple Bus
Bila terlalu banyak modul atau perangkat dihubungkan pada bus maka akan terjadi penurunan kinerja
Faktor – faktor :
  1. Semakin besar delay propagasi untuk mengkoordinasikan penggunaan bus.
  2. Antrian penggunaan bus semakin panjang.
  3. Dimungkinkan habisnya kapasitas transfer bus sehingga memperlambat data.
Gambar Arsitektur bus jamak tradisional 
Arsitektur bus jamak
Prosesor, cache memori dan memori utama terletak pada bus tersendiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki karakteristik pertukaran data yang tinggi.
Pada arsitektur berkinerja tinggi, modul – modul I/O diklasifikasikan menjadi dua,
  • Memerlukan transfer data berkecepatan tinggi
  • Memerlukan transfer data berkecepatan rendah.
Modul dengan transfer data berkecepatan tinggi disambungkan dengan bus berkecepatan tinggi pula,
Modul yang tidak memerlukan transfer data cepat disambungkan pada bus ekspansi
Gambar Arsitektur bus jamak kinerja tinggi 
Keuntungan hierarki bus jamak kinerja tinggi
  1. Bus berkecepatan tinggi lebih terintegrasi dengan prosesor.
  2. Perubahan pada arsitektur prosesor tidak begitu mempengaruhi kinerja bus